Play List

Selasa, 26 Juli 2011

Sejarah Dalam Bahasa


Kata sejarah berasal dari bahasa Arab, yaitu Syajaratun, yang berarti
pohon kayu. Pohon dalam pengertian ini merupakan suatu simbol, yaitu simbol
kehidupan. Di dalam pohon terdapat bagian-bagian seperti batang, ranting,
daun, akar, dan buah. Bagian-bagian dari pohon itu memiliki hubungan yang
saling terkait dan membentuk pohon tersebut menjadi hidup. Ada dinamika
yang bersifat aktif, tidak pasif. Dinamika ini terus-menerus terjadi beriringan
dengan waktu dan ruang di mana kehidupan itu ada. Dengan adanya lambang
pohon itu, dapat menunjukkan adanya suatu pertumbuhan dan perkembangan.
Kalau kita kaitkan pengertian syajaratun dengan kehidupan manusia,
dapatlah mengandung arti bahwa manusia itu hidup akan terus bergerak tumbuh
seiring perjalanan waktu dan tempat atau ruang di mana dia berada. Kehidupan
bukanlah sesuatu yang diam atau statis, tetapi sesuatu yang terus-menerus
tumbuh dan berkembang. Sebagai contoh, manusia dalam kehidupannya mengalami
fase-fase tertentu, yaitu fase di dalam kandungan, lahir, bayi dan anak-anak, remaja, 
dewasa, dan orang tua. Fase-fase kehidupan tersebut menunjukkan
adanya kesinambungan dalam kehidupan manusia. Kesinambungan itu terjadi
karena manusia dalam kehidupannya diikat oleh waktu dan ruang. Ada masa
lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang, ketiga-tiganya menunjukkan
adanya kesinambungan. Masa lalu akan menentukan masa sekarang, dan
masa sekarang akan menentukan masa depan.Waktu dalam pengertian ini
dapat diartikan jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan bentuk waktu yang lainnya.
Ruang adalah tempat di mana manusia itu tinggal, misalkan di desa, kota,
kampung, dusun, dan lain-lain. Dengan uraian contoh tersebut, dapatlah dinyatakan
bahwa ciri penting dari sejarah adalah adanya konsep waktu dan ruang. Jadi,
sejarah pada dasarnya bukan hanya bicara masa lalu, sejarah pada dasarnya
berbicara kehidupan manusia dalam konteks waktu dan ruang.
Selain istilah syajaratun yang berasal dari bahasa Arab, terdapat katakata
Arab lainnya yang memiliki arti hampir sama dengan kata syajaratun,
seperti silsilah, riwayat atau hikayat, kisah, dan tarikh. Silsilah menunjuk
pada keluarga dan nenek moyang. Pada kerajaan-kerajaan masa lampau,
sering dibuat silsilah keluarga raja, yaitu mulai dari siapa pendiri kerajaan
itu sampai pada raja yang sedang berkuasa. Sebagaimana telah dicontohkan
di atas, dalam masyarakat ada tradisi pada saat merayakan idul fitri diadakan
acara pertemuan keluarga besar dalam rangka silaturahmi. Dalam acara ini
biasanya disampaikan silsilah keluarga itu, mulai dari siapa leluhurnya sampai
dengan keluarga yang masih hidup. Riwayat atau hikayat dikaitkan dengan
cerita yang diambil dari kehidupan, baik perorangan maupun keluarga. Riwayat
dapat berarti laporan atau cerita tentang kejadian. Hikayat yaitu cerita tentang
kehidupan yang menjadikan manusia sebagai objeknya atau disebut dengan
biografi. Kata biografi berasal dari kata bios yang artinya hidup dan gravein
yang artinya menulis. Jika objek cerita kehidupan manusia itu seseorang,
diri sendiri, disebut autobiografi.